Informasi Wisata, Hotel dan Villa di Lembang Bandung

Mengulas Tuntas Wisata Edukasi Observatorium Bosscha Lembang

by Yuli Permana , at 01.54.00 , has 1 comment
Jika anda bosan dengan wisata yang sudah mainstream dan wisata sejuta umat yang sudah sering dikunjungi banyak orang.Maka anda bisa berkunjung disalah satu tempat wisata edukasi di Jawa Barat yaitu Observatorium Bosscha Lembang.Selain untuk refresing anda bisa menambah pengetahuan anda tentang astronomi,Tak ada salahnya nada mengajak keluarga anda terutama untuk buah hati anda karena selain bersenang – senang mereka juga bisa belajar dan menambah wawasan. . Obyek Wisata teropong bintang bosscha Lembang Bandung adalah tujuan yang tepat untuk mengajak keluarga terutama anak anda berwisata sekaligus belajar ilmu pengetahuan dan sejarah. 


Observatorium Bosscha merupakan salah satu tempat di Indonesia yang terletak di Lembang dan merupakan peneropongan bintang yang tertua di Indonesia. Observatorium Bosscha (dahulu bernama Bosscha Sterrenwacht) didirikan oleh Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging (NISV) atau Perhimpunan Bintang Hindia Belanda. Observatorium Bosscha ini tepatnya berada di Lembang, Jawa Barat atau sekitar 15 km di sebelah utara kota Bandung Tempat seluas 6 hektar, dan terletak di ketinggian 1310 m di atas permukaan laut dan pada ketinggian 630 m dari dataran tinggi Bandung., Observatorium Bosscha di Lembang telah dinyatakan sebagai Benda Cagar Budaya oleh Pemerintah. Karena itu keberadaan sangat dijaga dan dirawat karena mengadung banyak nilai sejarah. 

Rute Perjalanan Observatorium Bosscha Lembang 
Rute Untuk menuju ke lokasi Observatorium Bosscha Lembang ini tidak jauh, karena jaraknya hanya 15 kilometer saja ketika anda berangkat dari Kota Bandung. Lokasi wisata ini lumayan luas yakni 6 hektar, membuat tempat ini menjadi tempat yang sangat tepat untuk bisa melihat dan juga memantau berabagai macam benda angkasa. Pasalnya tempat ini memang dulunya berfungsi sebagai tempat untuk peneropongan bintang.Dan sampai sekarang masih digunakan oleh ITB Institut Teknologi Bandung Observatorium Bosscha menjadi bagian dari ITB. Dan sejak saat itu sampai sekarang, Bosscha difungsikan sebagai lembaga untuk penelitian dan pendidikan formal untuk bidang Astronomi di Indonesia. 

Untuk menuju Observatorium Bosscha,Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi, jasa travel dan angkutan umum. Bila Anda menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa melalui pusat Kota Bandung menuju ke arah Lembang yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit. Dari jalan raya Bandung-Lembang sebelum pertigaan arah ke Cisarua, arahkanlah kendaraan anda ke kanan menaiki bukit yang menjadi lokasi observatorium tersebut. Sedangkan bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan umum, bisa diakses mulai pusat Kota Bandung ke arah terminal Ledeng yang dilanjutkan dengan angkutan SHall-Lembang atau rute dari Ledeng-Subang. Jadi, sebelum Anda masuk ke pertigaan arah Cisarua, para pengunjung bisa menggunakan I jasa ojek untuk sampai ke lokasi observatorium. 

Fasilitas Observatorium Bosscha Lembang 
         Terdapat 5 buah teleskop besar yang berada di dalam Observatorium Bosscha di Lembang, diantaranya yaitu : 
Teleskop Refraktor Bamberg : Teleskop ini biasa digunakan untuk menera terang bintang, mengukur fotometri gerhana bintang, menentukan skala jarak, melihat citra kawah bulan, pengamatan terhadap matahari dan untuk mengamati benda – benda langit yang lain. Teleskop ini juga didukung dengan fotoelektrik-fotometer yang berfungsi untuk mendapatkan skala terangb bintang dari intensitas cahaya listrik yang ditimbulkan. 

Teleskop Refraktor Ganda Zeiss : Teleskop ini biasa digunakan untuk mengamati bintang ganda visual, mengukur fotometri gerhana bintang, mengamati citra kawah bulan, mengamati planet, mengamati oposisi planet Mars, Saturnus, Jupiter dan juga untuk mengamati detail komet terang serta benda langit lainnya. 

Teleskop Schimidt Bima Sakti : Teleskop ini biasanya digunakan untuk mempelajari struktur galaksi kita yakni Bima Sakti, belajar tentang spectrum bintang, mengamati supernova, asteroid, Nova untuk menentukan terang serta komposisi kimiawi, dan juga untuk memotret objek di langit. Alat extra-teleskop pendukung yang digunakan adalah Wedga Sensitometer. Alat ini digunakan untuk merekam film dan juga untuk menera kehitaman skala terang bintang.

Teleskop Cassegrain GOTO : . Teropong ini juga dapat digunakan untuk mengukur kuat cahaya bintang dan pengamatan spectrum bintang. Tidak hanya itu, teleskop ini juga dilengkapi dengan fotoelektrik-fotometer dan spektograf. 

Teleskop Refraktor Unitron : Teleskop ini biasa digunakan untuk pengamatan gerhana bulan dan gerhana matahari,untuk melakukan pengamatan hilal, serta untuk pengamatan benda-benda langit lainnya. 

Harga Tiket Masuk Observatorium Bosscha Lembang 
  • Tiket Masuk:Kunjungan Siang (Rp. 7.500/ orang) 
  • Kunjungan Malam (Rp. 10.000/ orang) 
  • Jam Buka : Kunjungan Siang (09.00 / 12.00 / 15.00 WIB) - Kunjungan Malam (hanya hari yang ditentukan, 17.00 WIB – 20.00 WIB) 
Alamat : Observatorium Bosscha, FMIPA, ITB, Lembang, Bandung. Telepon : +62 22 2786027
Yuli Permana
About
Mengulas Tuntas Wisata Edukasi Observatorium Bosscha Lembang - written by Yuli Permana , published at 01.54.00, categorized as Hotel Dekat Boscha Observatorium , info lembang , wisata . And has 1 comment
share this article to Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Next Posting Lama
1  comment Add a comment
Bck
Copyright ©2013 Hotel di Lembang
Theme designed by Damzaky - Powered by Blogger